Teknologi jaringan Seluler

Teknologi Telekomunikasi Seluler 0G sampai 5G

Layar Sosial – Perkembangan teknologi telekomunikasi seluler pada ponsel dari tahun ke tahun terus di kembangkan dari Generasi 1G sampai 5G dengan mengadalkan kecepatan transmisi pengiriman data ke tujuan tau penerima data.

Teknologi Telekomunikasi Seluler 0G

Berawal dari sistem telepon radio selulur adalah sistem telepon jenis nirkabel yang mendahului bentuk seluler modern dari teknologi telepon yang disebut sebagai generasi pertama.

Jenis nirkabel yang digunakan pada jaringan telepon seluler ini adalah dengan teknologi Push to Talk (PTT atau manual) yang terus dikembangkan pada zamannya dengan Mobile Telephone Service (MTS), Improved Mobile Telephone Service (IMTS) hingga  Advanced Mobile Telephone System (AMTS).

Sistem telepon seluler Generasi Nol (0G) ini awalnya digunakan untuk kebutuhan telepon umun, polisi dan taksi.

Teknologi Telekomunikasi Seluler 1G

Teknologi telekomunikasi seluler 1G atau generasi pertama ini yang diperkenalkan pada tahun 1979 hingga pertengahan 1980-an. 1G memiliki frekuesi 150MHz / 900MHz dengan mengunakan bandwidth Analog telekomunikasi (30KHz), kecepatan pengiriman data sebesar 2kbps, Kualitas suara buruk, daya tahan baterai lemah.

Teknologi Telekomunikasi Seluler 2G, 2.5G & 2.75G

Teknologi telekomunikasi seluler generasi kedua (2G) ini yang diperkenalkan pada tahun 1991 hingga 2000. 2G adalah implementasi digital pertama dari komunikasi suara nirkabel. 2G juga memperkenalkan layanan data seluler yang aman dan mampu mengirimkan pesan teks (SMS) dan pesan gambar atau MMS (Layanan Pesan Multimedia).

2G memiliki frekuesi 1.8GHz (900MHz). dengan mengunakan bandwidth 900MHz (25MHz), kecepatan pengiriman data sebesar 64kbps. Jaringan telekomunikasi seluler 2G tau generasi kedua ini diluncurkan secara komersial dengan standar GSM di Finlandia oleh Radiolinja (sekarang bagian dari Elisa Oyj) pada tahun 1991. Pada tahun 1993 di komesilkan di seluruh Amerika, terutama di Amerika Serikat dan Kanada dengan teknologi di AT&T dan Rogers Wireless Networks.

Adapun perkebangan Telekomunikasi Seluler 2G ini dikembangkan ke 2.5G dengan jaringan General Packet Radio Service (GPRS) hingga 2.75G Enhanced Data rates for GSM Evolution (EDGE)

Teknologi Telekomunikasi Seluler 3G, 3.5G & 3.75G

Pada generasi ke tiga (3G) ini yang diperkenalkan pada tahun 2000 hingga 2010. Memberikan transfer kecepatan data 144kbps – 2Mbps Rilis 3G kemudian, sering dinotasikan 3.5G dan 3.75G, juga menyediakan akses broadband seluler beberapa Mbit/s ke ponsel pintar dan komputer. Dengan generasi 3G ini dapat diterapkan pada telepon suara nirkabel, akses Internet seluler, akses Internet nirkabel tidak bergerak, panggilan video dan teknologi TV seluler.

Generasi 3G ini menggunakan frekuesi 1.6 – 2.0 GHz dengan bandwidth 100MHz yang terus ditingkatkan ke jaringan 3.5G yang dikenal dengan jaringan High Speed Packet Access (HSPA) dan 3.75G yang dikenal dengan jaringan Evolved High Speed Packet Access, or HSPA+, or HSPA(Plus), or HSPAP.

Teknologi Telekomunikasi Seluler 4G & 4.5G

Dengan adanya generasi ke empat (4G) ini yang diperkenalkan dan dikomersilkan di Norwegia dan Stockholm pada 2009 hingga saat ini. Kita dapat merasakan kecepatan 10 kali lipat lebih cepat dari generasi sebelumnya 3G transfer kecepatan data 144kbps – 2Mbps. Adapun frekuesi yang digunakan 2–8 GHz dengan mengunakan bandwidth 100MHz, teknologi LTE dan WiFi dan kecepatan pengiriman data sebesar 100Mbps – 1Gbps.

Generasi ke empat (4G) jaringan seluler ini hingga saat ini di kembangkan ke 4.5G memberikan kinerja yang lebih baik daripada sistem 4G, sebagai langkah proses menuju penerapan kapabilitas 5G penuh.

Teknologi Telekomunikasi Seluler 5G

Jaringan 5G merupakan generasi berikutnya yang menawarkan kecepatan yang lebih dan koneksi yang jauh lebih baik daripada generasi sebelumnya. dikutip dari Wikipedia Jaringan 5G yang mulai dikerahkan perusahaan telepon seluler di seluruh dunia pada 2019, penerus yang direncanakan untuk jaringan 4G yang menyediakan konektivitas ke sebagian besar ponsel saat ini. Seperti pendahulunya, jaringan 5G adalah jaringan seluler, di mana area layanan dibagi menjadi area geografis kecil yang disebut sel. Semua perangkat nirkabel 5G dalam sel terhubung ke Internet dan jaringan telepon oleh gelombang radio melalui antena lokal di dalam sel.

Keuntungan utama dari jaringan 5G ini adalah memiliki bandwidth yang lebih besar, memberikan kecepatan unduhan yang lebih tinggi dengan kecepatan hingga 10 gigabit per detik (Gbit/s).

Dengan jaringan 5G tidak hanya akan melayani telepon seluler seperti jaringan seluler yang ada, tetapi juga dapat digunakan sebagai penyedia layanan internet umum untuk laptop dan komputer desktop, bersaing dengan Internet Service Provider (ISP) yang ada seperti internet kabel, dan juga akan memungkinkan aplikasi baru di IoT dan area M2M.

Speed Jaringan Telekomunkasi 5G

Kecepatan 5G akan berkisar dari ~ 50 Mbit/s hingga lebih dari satu gigabit. Jaringan 5G tercepat, dikenal sebagai mmWave pada 3 Juli 2019, mmWave memiliki kecepatan tertinggi 1,8 Gbit/dt pada jaringan 5G AT&T. Sub-6 GHz 5G (mid-band 5G) sejauh ini yang paling umum, biasanya akan menghasilkan antara 100 dan 400 Mbit/s, tetapi akan memiliki jangkauan yang lebih jauh daripada mmWave, terutama di luar ruangan.

Teknologi Telekomunikasi Seluler ini tentunya tidak akan berhenti sampai disini, peneliti atau pakar terus mengembangkan teknologi ini mungkin suatu saat akan dikembangkan dengan pengiriman data secepat cahaya.